Senin, 07 Desember 2015

Untuk Bintang Bag. 1


Bertemu
(Oleh Novi Lili Utami X MIA 3)

Senin, 07 Desember 2015
Pagi ini, aku melangkahkan kakiku keluar dari rumah. Aku tak menampik akan pikirku yang melayang padamu. Sudah seminggu ini aku lebih baik jika tak melihat seorang bintang berjalan di hadapanku. Untuk pagi ini, sama seperti pagi sebelumnya, aku memilih rute untuk menghindarinya.
Aku hanya pengagum rahasiamu yang tak mampu menampakkan wajahnya. Aku hanya melihatmu dibalik selimut kagum. Semua tentangmu, aku tau terperinci. Setiap mimpi dalam tidurku, kau hadir bagai bunga tidur yang sangatlah indah. Aku pengagummu, aku tak akan sanggup menggapaimu.
Sejak tadi malam, sebenarnya aku tau kita akan bertemu dalam suatu kecanggungan. Seperti saat ini, saat yang aku takutkan itu terjadi. Yah, kita bertemu dalam suatu kecanggungan.
Aku duduk di dalam suatu ruangan bersama banyak orang. Kali ini, aku mampu tersenyum bersma mereka. Berada di ruangan ini, sebenarnya aku merasa cemas. Deg, saat suasana sunyi kau pun datang dan semua mata tertuju padamu si pemilik wajah menawan. Benar saja, kita bertemu dalam tatapan canggung. Senyum itu, senyum yang biasanya mengembang sempurna tiba-tiba tak mau mengembang. Senyumku dan senyumu begitu kaku ketika dua pasang mata saling tatap dalam canggung.
Bumi dan Bintang seperti halnya aku dan kamu, mereka tak akan bisa menjadi KITA. Begitu seterusnya, aku hanya akan menjadi pengagum rahasiamu.

Sabtu, 21 November 2015

Teks Eksposisi


Kelebihan Sistem Kebut Semalam
(oleh Novi Lili Utami X MIA 3)
       Sistem kebut semalam (SKS) merupakan sistem belajar yang dilakukan semalaman. Biasanya, SKS ini dilakukan jika esoknya akan ada ujian atau ulangan. Orang yang melakukan SKS tidak selamanya berkonotasi negatif, bisa saja alasan sibuk, materi sedikit, dll. Jadi, tidak selamanya orang yang melakukan SKS itu malas belajar. Setiap sistem belajar tentunya memiliki kelebihan, begitu pula SKS. SKS ini memiliki beberapa kelebihan.
        Kelebihan SKS yaitu tidak mudah lupa dengan materinya. Daya ingat orang satu dengan yang satunya itu berbeda. Ketika kita melakukan SKS, maka ingatan kita menjadi lebih bagus. Jadi, ketika paginya melakukan ulangan maka akan selalu ingat materi yang dipelajari semalam. Maka akan lebih mudah dalam mengerjakan ulangan.
        Belajarnya lebih cepat merupakan keuntungan SKS yang lain. Jadi kita mampu mempersingkat waktu belajar kita dengan SKS. Jadi, diwaktu yang lalu dapat mengerjakan hal penting lain. Hal itu bisa berupa mengerjakan tugas, mengikuti kegiatan non akademik, bimbel, dan melakukan kegiatan bermanfaat yang lain.
        Kelebihan SKS yang lain yaitu keberhasilannya 75%. 75% itu merupakan hasil dari survey. Jadi, jika keberhasilannya mencapai 50% lebih maka sistem tersebut berhasil.
        Sistem apapun yang kita lakukan, tidak akan berarti jika tidak dengan sunguh-sungguh. Mempersiapkan segalanya sejak dini akan lebih baik. Jika akan melakukan SKS sebaiknya siangnya tidur terlebih dahulu.

Jumat, 20 November 2015

Teks Laporan Hasil Observasi


ORRO CREW
(oleh Novi Lili Utami X MIA 3)
        Orro Crew merupakan sebutan bagi kelas X MIA 3. X MIA 3 sendiri merupakan salah satu kelas di SMAN 2 Magelang (SMADA). SMADA berada di jalan Jendral Urip Sumohardjo. Kemudian, nama jalan tersebut digunakan seagai nama ambalan, yaitu Ambalan Urip Sumohardjo. Letak X MIA 3 sendiri berada di pojok sekolah, belakang XII MIA 2.  
           Jumlah anggota X MIA 3 yaitu ada 29 siswa, terdiri dari 22 siswa perempuan dan 7 siswa laki-laki. Dulu anggota kelas ini ada 30 siswa, namun salah satu siswanya ada yang pinah ke sekolah lain. Sejumlah siswa X MIA 3 merupakan anggota/pengurus organisasi di SMADA. Organisasi tersebut yaitu Majelis Permusyawarahan Kelas (MPK), Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Bantara (yang akan menjadi Dewan Ambalan). Sebanyak 4 siswa X MIA 3 merupakan anggota/pengurus MPK, 3 pengurus OSIS, dan 5 anggota Bantara. Sebanyak 17 siswa merupakan siswa tanpa organisasi (STO).
          Selanjutnya, siswa X MIA 3 dibedakan berdasarkan ekstrakurikuler/ ekskul selain PRAMUKA. Jadi, di SMAN 2 ini terdapat banyak ekskul. Ekskul di SMADA ini sangat beragam berdasarkan minat dan bakat siswa. Siswa X MIA 3 mengikuti ekskul seperti: renang, BARA SMADA, Pecinta alam (BHAGATVAGITA), olahraga, PMR, membatik, paduan suara, fotografer, teater, dll. Biasanya, siswa X MIA 3 lebih minat dengan ekskul olahrga karena di ekskul inI terdapat banyak cabangnya. Cabangnya yaitu; volly, renang, bela diri, basket, futsal, dll.
          Berdasarkan tempat tinggalnya, siswa X MIA 3 lebih banyak yang tinggal di Kabupaten Magelang dibanding di Kota Magelang. Hal ini memang sudah diketahui kalayak umum bahwa siswa SMADA lebih banyak dari Kabupaten Magelang. Maka dari itu, SMADA mendapat julukan Sekolah kabupaten yang berada di kota. Dan itu membuktikn bahwa siswa dari manapun mampu berkarya dengan baik.
          Dilihat dari pekerjaan orang tua siswa X MIA 3, mereka juga memiliki banyak keanekaragaman, yaitu PNS, petani, TNI/Polri, wirausaha/ wiraswasta, pengusaha, dll. Bila dilihat dari hobinya, siswa X MIA 3 memiliki hobi yang beragam, yaitu membaca, menanam pohon, nonton tv, menyanyi, mendengarkan musik, dll. Namun, dari semua itu, hobi yang paling diminati yaitu membaca. Itu dikarenakan membaca sangat pentin bagi pelajar.
          Meski memiliki banyak perbedaan, bukanlah alasan untuk bercerai berai. Juatru perbedaan terdebut dapat dijadikan sebagai pembelajaran untuk lebih maju. Dan begitulah keanekaragaman X MIA 3 bila dilihat dari organisasi, ekstrakurikuler, tempat tinggal, pekerjaan, dan hobi.

Selasa, 03 November 2015

Untuk Bintang


Mengenai Engkau

          Garis tegas yang singkron pada wajah yang penuh pesona. Tatapan tajam bagai pedang yang membelah cakrawala. Pandangnku membeku pada senyum itu. Pertemuan yang begitu penuh makna. Awalnya aku memang mengabaikanmu. Hingga pada suatu saat pada pertemuan yang kesekian kali. Rasanya, aku tak menampik adanya sesuatu yang berbeda.
          Antara ketegasan dan kesempurnaan. Aku bagai menerawang tinggi ke angkasa. Hingga aku sangat tersadar akan semua itu. Semua yang ada pada diri mu hanyalah sebuah angan. Aku tak akan pernah sanggup untuh menggapai mu. Hah, menggapai?? Menyandinginya pun tak akan pernah bisa.
          Suatu hari, aku melihat sebuah bunga nan cantik. Sebenarnya, aku tak terlalu terpikat akan keindahannya. Namun, menjadi menarik ketika seekor kupu-kupu penuh pesona hinggap di bunga itu. Aku tersenyum, entah apa maknanya.  Yang aku tau, kupu-kupu itu adalah kau.
          Yang aku tau, kita hanya bagai bumi dan bintang. Aku adalah bumi yang selalu mengelilingi bintang. Tentu kita amat sangat jauh, bumi yang tak akan pernah mau mendekati bintang. Namun, sebuah gaya akan mampu untuk menarik bumi. Sayang, bumi akan segera lenyap jika bintang menarik bumi.