Lebaran Yang Kutunggu
(oleh Novi Lili Utami X MIA 3)
Hiruk
pikuk lebaran terasa
sangat ramai di suatu
negeri. Saat lebaran pun semakin
terasa perbedaan antara masyarakat. Yang kaya semakin terlihat kaya, yang
kurang mampu makin terlihat melarat. Di hari mendekati lebaranpun harga BBM
semakin naik. Disinyalir, kenaikan BBM terjadi karena BBM malu dgn
adik-adiknya. Itu dikarenakan adik BBM yang SMP sudah naik SMA. Maka dari itu,
BBM menaikan harga.
Dalam suasana lebaran, banyak isu
tentang BBM naik kemudian disusul kenaikan harga barang pokok yang lain. Ini
membuat semua puyeng, namun bagi orang kaya ini bukan masalah serius. Se perti
saat ini, dua ibu-ibu yang sedang berbincang bincang di warung tak sengaja
didengar seorang anak kecil nan polos yang kurang mampu. Ibu-ibu itu berbicara
tentang berbagai macam kebutuhan di hari raya.
“Eh Bu Ina, saya sudah beli makanan
enak buat lebaran loh bu.” Kemudian, Bu Ina tak mau kalah dengan cerita Bu
Mina. “Bu Min, saya sudah mengisi semua toples saya.” Mereka berdua saling
bercerita bahwa akan banyak makanan anak kecil yang dia punya.
Kemudian seorang anak kecil yang
mendengar ibu-ibu tadi membeli sesuatu, “Bu, saya beli kantong plastik sebanyak-banyaknya.” Kedua ibu itu
kemudian bingung lalu bertanya, “kenpa kok beli banyak kantong plastik?”. Sang
anak sambil tersenym bilang, “Supaya saya bisa meminta banyak makanan di rumah
ibu, di rumah saya tidak ada makanan mewah.”
Kemudian, kedua ibu itu saling tatap.
Mirisnya negeri ini, yang kaya semakin kaya yang miskin semakin melarat.